Efek Suplemen L-Arginin Subakut Peroral pada Kontraksi Aorta Tikus Diabetes

Sjarif Ismail, M. Mulyohadi Ali, Djoko W. Soeatmadji

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suplemen L-arginin subakut peroral pada tikus diabetes-streptozotosin terhadap respons kontraksi aorta melalui mekanisme pencegahan peningkatan stress oksidatif. L-arginine diberikan selama 8 minggu pada tikus diabetes dengan dosis 10, 100 dan 1000 mg.kg-1 BB.hari-1. Parameter yang diukur adalah MDA-plasma untuk menilai oksidatif stress dan teknik bioassay dengan isolasi organ terpisah aorta ring untuk menilai respons reseptor adrenergik-a1 di otot polos aorta terhadap fenilefrin (PE). Dari respons kontraksi aorta dapat diketahui nilai Emaks dan pD2 PE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian L-arginin 100, 1000 mg.kg-1 BB.hari-1 pada tikus diabetes dapat mencegah peningkatan MDA-plasma (p<0.001). Pemberian L-arginin dosis 100, 1000 mg.kg-1 BB.hari-1 dapat mencegah peningkatan respons kontraksi aorta terhadap PE melalui pencegahan peningkatan Emaks (p<0.000) dan menurunkan pD2 pada dosis 1000 mg.kg-1 BB.hari-1 (p<0.001). Hasil Jalur Hubungan menunjukkan pencegahan peningkatan Emaks melalui jalur pencegahan peningkatan MDA (p<0.012) dan penurunan pD2 melalui jalur langsung (p<0.016). Berdasarkan haasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian suplemen L-arginin pada tikus diabetes dapat mencegah peningkatan respons kontraksi aorta terhadap PE dengan cara: (1) mencegah peningkatan Emaks melalui pencegahan peningkatan MDA (jalur tidak langsung); dan (2) secara langsung menurunkan afinitas reseptor adrenergik-a1.

Kata kunci: diabetes, L-arginin, reseptor adrenergik-a1, stress oksidatif


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.21776/ub.jels.2013.003.02.02

Refbacks

  • There are currently no refbacks.